WANITA YANG BICARA TENTANG CINTANYA

Seorang wanita bicara padaku tentang cintanya

terpenjara semua gairahnya, dalam terali bersulam duga

Terpaku pada satu nama,dia korbankan setiap tangkai kemudaannya

Lenakah ia, mungkin cinta yang membiusnya atau rasa yang menahan langkahnya

Dalam tiap malam ia senandungkan kidung cinta,

Dalam beribu asa, ketakutannya telah punah

Tak ada ombak yang tak dikayuhnya, tak ada badai yang mampu menerbangkanya

Ia bicara padaku lewat kelopak mawar merekah merah

Terpesona ia bersama rajukan bernama asmara

Terlukapun tak membuatnya berdarah

Bimbangnya sirna hanya dalam kepakan kata

Resahnya musnah walau tak ada seikat kembang merah muda

Terpesonaku dalam kehalusan katanya

Sejuta logika bukanlah cambuk yang menyurutkan niatnya

Bukankah cinta adalah anugerah, bagi manusia berhati dewa

Takdir kematianpun kan dihadangnya asal ada bait yang meneguhkannya

Ia hanya perlu irama agar bisa menari dalam tiap sabda

Berpagut indah dalam tiap dentum gendang dan lengking biola

Seorang wanita datang padaku, dalam senja berurai air mata

keranda jenazah telah di pesan kekasihnya

tak luruh asa nya pada pesta pengantin dengan gaun bermahkota

tak pernah siap ntuk berpisah

walau kering sudah air matanya

dia seorang ODHA, lirihnya dibawah temaram cahaya

kalibata mall, 9 april 2008

untuk kecantikan sejati yang bercerita tentang cinta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s