8 Infeksi Menular Seksual Di DKI Jakarta

8 INFEKSI MENULAR SEKSUAL DI DKI JAKARTA

Infeksi menular seksual atau yang beberapa tahun lalu dikenal dengan nama penyakit menular seksual merupakan suatu infeksi yang terjadi atau dapat menular lewat hubungan seksual. Apakah itu melalui kontak organ intim dengan organ intim atau organ intim dengan organ tubuh lainnya. Infeksi terjadi karena pertukaran cairan tubuh, pergesekan, persentuhan antar organ tubuh selama proses hubungan seksual terjadi.

Sebagian Infeksi menular seksual ( IMS) bersifat mematikan, beberapa tanpa gejala, dan beberapa lainnya memunculkan gejala setelah beberapa saat terjadi infeksi. Kebanyakan IMS dapat disembuhkan tetapi sebahagiannya tidak bisa disembuhkan dan bersifat kronis atau akut.

Ini adalah sebagian dari IMS yang biasa di temukan di Beberapa komunitas di DKI Jakarta.

1. Sifilis, merupakan infeksi menular seksual yang sangat umum dijumpai. Terutama di kelompok berisiko tinggi. Di komunitas gay, wanita pekerja seks, pelangan wanita pekerja seks, waria, kucing. Pada masa infeksi awal sifilis kadang tidak disadari karena cenderung tidak bergejala. Kalaupun ada gejala biasanya akan hilang sendiri pada masa dua minggu atau lebih setelah gejala primernya muncul. Tetapi virusnya akan terus berkembang dalam darah dan akan muncul setelah beberapa tahun dengan gejala sekunder yang akut.

2. HIV/AIDS, penyakit kronis ini tidak bergejala sama sekali, pada masa masa awal. Biasanya 3 sampai 5 tahun pertama. Walau tanpa gejala virus HIV dapat menular jika terjadi perpindahan cairan tubuh apakah lewat kontak seksual, pengunaan jarum suntik bergantian dengan infeksioner, lewat jarum tindikan, tato atau terpapar cairan yang infeksioner di daerah luka. Bahkan lewat ibu ke bayi baik dalam masa kehamilan, proses melahirkan atau pada masa menyusui. Penularan HIV/AIDS terbesar di DKI jakarta terjadi pada komunitas penasun, wanita pekerja seks, Waria dan gay walau ada kasus pada ibu rumah tangga tetapi masih kecil ( DI Papua penularan dalam keluarga sangat banyak terjadi).

3. Hepatitis B dan C, hepatitis jenis B ataupun jenis C termasuk yang gampang menular. Malah lebih gampang menular dibanding dengan HIV/AIDS karena Hepatitis bisa juga ditularkan lewat keringat atau lewat penggunaan fasilitas umum bersama. Misalnya kolam renang. Hepatitis B dan C termasuk IMS yang tidak dapat disembukan tetapi dapat dicegah lewat imunisasi hepatitis yang biasanya dilakukan dalam 3 tahap. Hepatitis walau ditemukan juga pada komunitas gay, dan wanita pekerja seks tetapi lebih banyak di temui di komunitas penasun.

4. Gonorhoe, sering juga di sebut kencing nanah. Gonorhoe sebenarnya mudah diobati. Dengan penggunaan antibiotik tepat yang di resepkan oleh dokter kelamin biasanya akan sembuh setelah seminggu. GO, kebanyakan di jumpai di komunitas gay, dan wanita pekerja seks. GO dan sipilis bisa menular pada bayi yang dikandung infeksioner.

5. Kondiloma. Kondiloma adalah semacam daging yang tumbuh di daerah kelamin, bisa di sebabkan oleh virus ( human papiloma virus ) dan bisa juga oleh sipilis akut. Kondiloma cenderung bersifat kambuhan. Jika kondisi tubuh si infeksioner lemah gejalanya muncul kembali. Kondiloma bisa menular walaupun tidak terjadi koitus. Ia bisa menular lewat gesekan dengan permukaan kulit. Kondiloma sering di jumpai di komunitas gay dan wanita pekerja seks. Malah di komunitas gay ini bisa menjadi kanker di daerah anus yang mematikan. ( Penelitian di Eropa menjadi pembunuh no 3 di komunitas gay).

6. Herpes, herpes terbagi dua. Yaitu herpes soster yang biasanya terjadi saat kekebalan tubuh lagi turun dan Herpes kelamin/Genitalis. Herpes bersifat kambuhan. Jadi jika sudah pernah terinfeksi maka cenderung terjadi infeksi ulangan saat kondisi tubuh lemah. Herpes biasanya akan sembuh setelah sebulan terinfeksi, pada sebagian orang bisa lebih lama.

7. scabies, Scabies merupakan sejenis tunggau yang dihidup dibawah epidermis kulit. Biasanya menyebabkan rasa gatal yang sangat. Biasa diobati dan di cegah dengan cara menjaga kebersihan daerah kelamin.

8. Kutu bayur, sejenis kutu yang hidup di rambut kemaluan. Bisa di cegah dengan rutin membersihkan dan memangkas rambut daerah kemaluan.

8 comments on “8 Infeksi Menular Seksual Di DKI Jakarta

    • kutu bayur tumbuh di daerah kelamin yang berambut, baik perempuan atau lelaki, sangat dianjurkan utk memotong rambut didaerah kelamin secara teratur.

    • gejala umum infeksi kutu bayur adalah gatal dan ada pengelupasan di lapiran epidermis ( kulit ari ), bekas pengelupasan sepintas terlihat di rambut kemaluan ada ketombe… pencegahan, cukur rambut kemaluan dan bersihin , kemudian periksa ke dokter untuk pengobatan lanjutan

    • Dear Erik Ibrahim,
      Kutu Bayur sangat bisa disembuhkan, kamu bisa datang ke Klinik IMS terdekat dari rumah mu. Jika Butuh Informasi tentang Klinik IMS, kamu bisa hubungi kami di 021 94461642. Terus kamu harus rajin membersihkan rambut kemaluan mu dengan cara memangkasnya atau di cukur habis secara rutin, dan membersihkan nya paling tidak dua kali sehari.

      • Berbahaya jika tidak diobati, akan muncul rasa gatal yang sangat menganggu, dan luka-luka kecil yang bisa menyebabkan infeksi penyakit lainnya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s