Manajemen waktu; Jangan Katakan nanti

Manajemen Waktu; Jangan Katakan nanti

Waktu? Siapa yang tak mengenalnya. Ia datang dan pergi dalam kejapan mata. Waktu menjadikan kita hidup dalam lingkupan ruang-ruang yang selalu bergerak, berpindah dari satu suasana ke suasana yang lain. Siapa yang tidak siap berpacu akan tertinggal di Landasan pacu, Sementara waktu terbang ke langit tinggi. Ia tak akan kembali. Tidak.

Waktu tak pernah menuggu siapa pun. ia menjadi komoditas yang sangat berharga dalam aktivitas, tak dapat dibeli walau dengan harga yang paling tinggi sekalipun. Jadikan ia teman, karena ia tak akan mampu untuk dilawan. Eklusifitas waktu dalam kemjemukan komunitas yang di butuhkan setiap orang menjadikannya sesuatu yang tak bisa tergantikan. Menjadi alasan penghematan; effektifitas dan effisiensi dalam kerangka tujuan dan sasaran. Tidak hanya di Perusahaan-perusahaan besar bahkan sebuah institusi yang bernama negara tetapi juga di lingkup personal; ibu rumah tangga , dalam tujuannya memuaskan kebutuhan anggota keluarga. Waktu tetap menjadi sesuatu yang pelik, yang jadi acuan dalam bekerja.

Salah satu kunci keefektifan manajemen waktu terletak pada elliminasi kegiatan yang tidak essensial; Essensial dalam tujuan dan sasaran yang hendak dicapai baik dalam kehidupan pribadi maupun dunia kerja.

Tips dalam pengelolaan waktu

Untuk mencapai hasil kerja yang effektif, beberapa tips berikut ini akan membantu dalam pengelolaan waktu;

1. Hindari ”scarlet O’hara sydrome”. Jangan katakan ” Saya kerjakan aja besok”. Karena hal ini akan menyebabkan bertumpuknya tugas saat anda bangun pagi. Akumulasi tugas yang tersisa hari ini dan tugas baru keesokan hari akan membuat anda mengatakan hal yang sama. Dan di akhir pekan, anda akan kehilangan waktu untuk bersantai dengan keluarga atau orang-orang yang anda cintai. Maka lakukan tugas hari ini, saat ini juga.

2. Belajarlah untuk berkata tidak. Jangan pernah sungkan unutk menolak tawaran dari siapapun, baik dari kenalan, relasi atau orang terdekat anda sekalipun. Jika tawaran itu membuat anda berjalan ke arah yang berlawanan dari rencana awal dan tujuan anda hari itu. Keberanian untuk berkata tidak adalah langkah awal agar waktu tidak menjauhi anda. Takutlah pada waktu bukan pada siapa yang mengajak anda, karena mereka masih bisa kembali sedangkan waktu tidak.

3. Tentukan tujuan dan sasaran. Ini adalah hal awal yang harus ditentukan sebelum melakukan kegiatan tertentu. Tanpa adanya tujuan dan sasaran yang jelas akan menyebabkan semua kegiatan tidak dapat dikontrol secara baik. Ini tentunya akan mneyebabkan pemborosan waktu yang tidak diinginkan.

4. Buat perencanaan kegiatan. Buat rencana kegiatan setiap hari, setiap minggu dan bulan. Perencanaan kegiatan penting untuk melihat dan menilai seberapa besar kegiatan akan bermanfaat dalam mencapai tujuan akhir anda.

5. Tentukan prioritas utama. Urutkan semua rencana kegiatan yang telah anda susun dan kemudian tentukan mana yang lebih utama sesuai dengan tujuan yang anda tetapkan. Lakukan tugas-tugas yang berkaitan dengan tujuan terlebih dahulu, baru yang prioritas berikutnya.

6. Lakukan pendelegasian wewenang. Untuk tugas-tugas yang tidak berhubungan lansung dengan tujuan dan sasaran anda, lakukan pendelegasian wewenang pada pembatu atau staf anda. Dan jangan lupa memeberikan bimbingan dan pengontrolan terhadap aktivitas yang mereka lakukan. Dan jika anda bekerja sendiri tunda aktivitas itu untuk dikerjakan pada waktu luang.

7. Hindari kesempurnaan. Kesempurnaan dalam pekerjaan , menjadi salah satu faktor yang menyebabkan pemborosan waktu. Ia membuat anda berkutat dan tertahan pada satu pekerjaan kecil yang akan menghilangkan kesempatan untuk mengerjakan hal lain yang sebenarnya perlu dikerjakan secepatnya.

8. Kenali waktu produktif anda. Menurut Warren K Scillit pendiri perusahaan konsultan Catalyst ventures, Setiap orang memiliki waktu produktif yang berbeda. Tergantung pada pola hidup dan kegiatan masing-masing. Sebagian orang akan effektif bekerja di pagi hari tetapi pada sebagian yang lain akan lebih produktif jika melakukan kegiatan di malam hari.

9. dokumentasikan kegiatan dengan baik. Dokumentasi penting karena membuat anda tidak harus mengulang sesuatu yang telah dikerjakan karena alasan kelupaan. Dokumentasi juga sangat dibutuhkan untuk evaluasi dan perencanaan di masa datang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s