BUlan REdup Di KEPAla LelAKI

bulan redup dikepala lelaki
telentang ia memandang bintang pari
langit malam sepertiga akhir, sunyi menemani
melayang asa ketika virus HIV bersarang dalam diri

seorang lelaki termenung, ditemani bulan dan kepak gagak dalam sunyi
pikirannya menembus awan, akankah sepi esok hari?
Lepas sudah takdir membelai sanggul ronce melati
Sungguh tak ingin untuk mengingkari janji kasih

Seorang lelaki menangis , bulan mengiba pada pagi
tatap hati nan dipagari mimpi mimpi
dibuang janji bersama cincin di jemari
dia berlari tak ingin menghalangi cahaya pagi

bulan redup di kepala lelaki
rindu dipendam bersama tanya kekasih hati
tak ingin untuk mengungkap kenyataan tentang diri
dia ingin menhadapinya sendiri

3 comments on “BUlan REdup Di KEPAla LelAKI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s