ADHERENCE HIV; kepatuhan Terapi ARV pasien HIV positif atau ODHA

PENGERTIAN KEPATUHAN BEROBAT
Taat pada instruksi/ aturan minum obat:

–Dosis
–Cara
–Waktu minum obat
–Periode

KEPATUHAN BEROBAT PENTING
Ketidak patuhan berobat pada ART:

mengakibatkan

*Supresi/penekanan virus tidak sempurna
*Pengrusakan sistem imun berlanjut – hitung sel CD4 turun
*Penyakit berlanjut
*Munculnya strain (jenis) virus yang resisten
*Pilihan pengobatan masa mendatang terbatas
*Biaya meningkat bagi individu maupun program ARV

KEBERHASILAN PENGOBATAN

Tujuan ART:
Supresi virus (sampai tingkat tidak terdeteksi)

Pengobatan berhasil bila:
Tingkat kepatuhan > 95%

Kegagalan berobat meningkat tajam dengan menurunnya tingkat kepatuhan
Mengapa Kepatuhan sulit?

Bentuk-Bentuk ketidak patuhan
1.Tidak minum satu dosis dari obat yang diberikan
2.Tidak minum beberapa dosis dari satu atau beberapa obat
3.Tidak minum obat beberapa hari
4.Tidak mematuhi waktu antara minum obat
5.Tidak mematuhi aturan berkaitan dengan makanan atau konsumsi cairan

Faktor memengaruhi kepatuhan

Kepatuhan adalah proses dinamis
Banyak faktor mempengaruhi kepatuhan
Kehamilan & Pasca persalinan
Hambatan potensial:
Mual pagi hari dan gangguan pencernaan, ditambah dengan mual akibat ARV
Kekhawatiran bahwa ARV berpengaruh buruk bagi janin
Perubahan fisik pada masa pasca persalinan ditambah dengan stres dan tuntutan mengasuh bayi baru lahir
Bayi & Anak-anak
Dosis bayi dan anak
Perlu pengawasan orang dewasa
Kemauan bayi/anak untuk minum obat yang menyebabkan rasa tidak nyaman atau efek samping (mis. Muntah)
Isu membuka status pada anak
Isu psikologis pada orang tua (mis. Rasa bersalah)

ELEMEN KUNCI KEPATUHAN (1)
Agar klien bisa patuh, diperlukan:
Pengetahuan
Penyakit HIV, Jumlah CD4
Pengobatan dan efek samping
Sikap
Keyakinan dan persepsi positif
Kemampuan diri dan komitmen
Pelaksanaan dan sistem dukungan
Membuka status, sahabat, keluarga

ELEMEN KUNCI KEPATUHAN (2)
Identifikasi dan menangani hambatan

  • Integrasi pengobatan kedalam kegiatan sehari-hari klien
  • Mendorong partisipasi keluarga
  • Menyediakan alat bantu untuk mengingatkan minum obat
    -Alat bantu dan Strategi untuk meningkatkan kepatuhan
    -Kotak pil standar atau buatan sendiri
    -Catatan harian obat
    -Modifikasi DOT/DAART
    -Alat elektronik
    -Sistem insentif
    -Sistem buddies
  • Monitoring Kepatuhan
    -Laporan harian
    -Penghitungan Pil
    -Catatan farmasis
  • Tim Kepatuhan yang multidisiplin
    Hal tertentu dari Konseling kepatuhan perlu diulang oleh berbagai petugas yang terlibat dalam perawatan klien.
  • Dianjurkan untuk meminta dukungan dari anggota keluarga, dan teman sejauh memungkinkan
  • Seringkali dokter, perawat atau farmasis bukan meruakan provider yang paling tepat untuk memberikan konseling kepatuhan yang mendalam.
  • Tim kepatuhan multidisiplin

Tehnik mengatasi hambatan-hambatan dalam kepatuhan

  1. BAHAS HAMBATAN YANG TELAH DIIDENTIFIKASI
    tinjau hambatan yang anda diskusikan.buat ringkasan untuk pasien dan tanyakan hal lain
    “Apakah ada hal lain yang sebelumnya tidak dipetimbangkan?”
  2. BAHAS KEMUNGKINAN MENGATASI HAMBATAM
  3. Tinjau ulang kemajuan pasien dalam perubahan atau pemecahan masalah menyangkut hambatan yang potensial mis penggunaan obat dan alkohol.
  4. Alat bantu dan Strategi Peningkatkan kepatuhan
    Kotak pil (beli/buat sendiri)
    Catatan harian obat
    Modifikasi DOT/DAART
    Alat elektronik
    Sistem insentif
    Sistem buddies
  5. HAMBATAN POTENSIAL KEPATUHAN
    IDENTIFIKASI HAMBATAN POTENSIAL KEPATUHAN
    3 SUMBER UTAMA HAMBATAN:
    Hambatan terkait pribadi pasien
    Pemahaman
    Motivasi
    Logistk dan dukungan
    Hambatan pada pelayanan kesehatan
    Petugas
    Hambatan struktur
    Hambatan rejimen obat
    Beban obat dan rejimen kompleks
    Efek samping
    1. Hambatan terkait pribadi pasien
    a. Hambatan dalam pemahaman
    Kesulitan komunikasi
    Hambatan bahasa
    Kesulitan membaca
    Kurangnya pengetahuan atau keyakinan yang keliru tentang HIV
    Kurangnya pemahaman atau kepercayaan pada efektivitas ART
    1. Hambatan terkait pribadi pasien
    b. Hambatan motivasi dan mengingat
    Sifat pelupa
    Depresi atau penyakit psikiatri
    Pengguna alkohol aktif
    Pengguna narkoba
    Ketidak mampuan menentukan tujuan jangka panjang
    1. Hambatan terkait pribadi pasien
    c. Hambatan dukungan dan logistik
    Ketidaknyamanan membuka status HIV
    Kurangnya dukungan sosial
    Kesulitan kondisi hidup
    Situasi hidup tidak stabil
    Kesulitan logistik
    2. Hambatan terkait sistem pelayanan kesehatan
    Sikap Petugas kesehatan yang negatif atau menghakimi
    Hambatan struktur/administratif
    3. Hambatan terkait rejimen pengobatan
    Rejimen yang kompleks
    Dosis yang sering
    Beban jumlah obat
    Restriksi atau persyaratan makanan
    Efek samping
  6. PEMAHAMAN ART
  7. Diskusi tentang ART menggunakan flip chart dan alat lain dan follow up juga akan diperlukan
    Dosis
    Makanan dan asupan cairan
    Penyimpanan obat
  8. BAHAS HAMBATAN YANG TELAH DIIDENTIFIKASI
    tinjau hambatan yang anda diskusikan dan tanyakan hal lain
    “Apakah ada hal lain yang sebelumnya tidak dipetimbangkan?”
  9. BAHAS KEMUNGKINAN MENGATASI HAMBATAM
  10. Tinjau ulang kemajuan kasus dalam perubahan atau pemecahan masalah menyangkut hambatan yang potensial mis penggunaan obat dan alkohol.
  11. Alat bantu dan Strategi Peningkatkan kepatuhan
    Kotak pil (beli/buat sendiri)
    Catatan harian obat
    Modifikasi DOT/DAART
    Alat elektronik
    Sistem insentif
    Sistem buddies
  12. REJIMEN PENGOBATAN
    Tinjau ulang rejimen dan ikuti rencana secara rinci:
    rejimen pengobatan
    efek samping dan bagaimana mengatasinya
    Diskusikan hanya efek samping yang sering muncul sebelumnya
    Menyediakan obat untuk antisipasi efek samping spt anti nausea.
    rencana Follow-up
    strategi kepatuhan
    sistem kontak
    Tujuan pasien mencapai kepatuhan
    PENILAIAN KESIAPAN UNTUK PENGOBATAN
    KRITERIA:
    Pengetahuan cukup
    Komitmen pengobatan jangka panjang
    Sudah ada strategi dan alat bantu untuk mengatasi hambatan yang telah diidentifikasi
    LANGKAH SELANJUTNYA
    Konselor memperkenalkan klien tentang
    pengobatan ARV dan berkoordinasi dengan MK
    untuk kesiapan.
  13. Peran MK :
    Diskusi kesiapan pasien dengan dokter
    Rujuk pasien ke apotik untuk menerima ART
    Diskusi metode memonitor kepatuhan mis. agenda obat
    Membantu mengidentifikasi jenis hambatan
    Mencari strategi dan alat bantu yang tepat
    Mencari orang terdekat yang bisa mendukung
  14. Monitoring Kepatuhan
    Laporan harian
    Penghitungan Pil
    Catatan farmasis
  15. DUKUNGAN BERKESINAMBUNGAN
  16. Hambatan berubah sesuai waktu
  17. Faktor yang multipel mempengaruhi kepatuhan pada suatu waktu
    Perubahan kepatuhan pada suatu waktu perlu diantisipasi dengan mengoptimalkan faktor-faktor yang dapat mendukung kepatuhan, seperti PMO, case manager yang melakukan assestmen terus-menerus terhadap kebutuhan ODHA, para stakeholder yang terlibat dalam pelayanan dan penyediaan ARV, disamping si ODHAnya sendiri yang menjadi kunci dalam pengobatan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s