Penembak Waria Taman Lawang, Dimanakah kemanusiaan Mu????


Aku mengenal salah satu Korban yang meninggal, Faisal Atau Shakira ketika membantu Yayasan Tegak Tegar tahun lalu untuk penjangkauan LSL ( gay, biseksual dan lelaki yang berhubungan seks dengan lelaki) di Jakarta Selatan. Faisal, sosok yang Periang Lucu dan sedikit meledak-ledak. Pertemuan saat rapat Koordinasi di Tegak Tegar, acara buka Puasa bersama Arus Pelangi dan dan di kost-kost an teman Waria di jakarta pusat membuat ku bisa mengenal sosok nya lebih jauh.
Masih terngiang di telingga ku, saat ia memanggil ku “ Mas Ariel”. Panggilan yang sebenar nya kurang ku suka, karena menjadikan aku bayang-bayang Ariel Peter pan ( hehehehhhe… ). Walau beberapa kali ku inggatin kalo namaku “AREL” bukan “Ariel”, tetap saja pertemuan berikut nya ia memanggil ku “Mas ariel, mas ariel”. Ya Sudahlah. akhir nya ku ihlkasin ganti panggilan ku tanpa potong kambing. Hehehhehehe, khusus buat Faisal, Shakira nya sejumlah panggung milik transgender di Jakarta.
Pagi ini berita itu mengagetkan ku, Shakira yang ku kenal telah Tiada lewat Status FB nya Ienes Angela dari Yayasan Srikandi Sejati. Sedih, awal nya, ketika tahu seorang sahabat yang baik meninggalkan ku. Selanjutnya rasa sedih itu berubah dengan kemarahan, ketika tahu Faisal mati di tembak. Fisal tertembak di dada, begitu juga Venus teman nya, sedangakan Tantan tertembak di bagian lengan
Sejumlah pertanyaaan bergelegar di benak ku, saat pagi di kantor yang tenang,. Marah ku memerah membaca salah satu berita online yang memberitakan dia di tembak dua orang pria berbadan tegab mengendarai sepeda motor. Sebesar apakah kesalahan Faisal dan kawan-kawan sehingga dia, Si Jahanam Penembak tega melakukankanya?
Saya pikir tidak ada satu alasan pun yang bisa membenarkan penembakan itu. Tidak ada satu manusia pun yang bisa merampas hak hidup orang lain. Apalagi lagi jika penembakan itu dikarenakan Faisal dan Kawan-kawan memilih untuk menampilkan Gender nya sebagai Transgender atau Waria. Maka Hukuman yang berat harus ditimpakan atas para penembak nya. Tidak saja karena ia telah Merampas hak Hidup orang lain, merampas hak Faisal dan kawan-kawan untuk menunjukan identitas diri nya sebagai waria tetapi juga penembak tidak menghargai keberagaman identitas gender dan seksualitas yang menjadi ciri Ke Bhinekaaan negeri Ini.
Hukum seberat-berat nya si penembak!
Jika saja Polisi Negeri ini tidak bisa menemukan si Penembak Sahabatku Faisal, maka ini akan mencederai rasa aman ku dan warga negara lainnya di republik Ini. Jika saja Negara ini tidak bisa menjamin keamanan dan keselamatan warganya, maka Pemerintahan negeri ini sudah wajib untuk diganti dengan yang lebih baik dan lebih bertanggungjawab terhadap warga nya.
Pagi ini, kamis 10 Maret 2011, aku terusik, bathin tergores. Kembang mekar Di Taman Lawang, telah di renggut paksa si penembak Jahanam. Dimanakah rasa Kemanusiaan mu????

2 comments on “Penembak Waria Taman Lawang, Dimanakah kemanusiaan Mu????

  1. Mas, minta ijin tulisannya di copast dan di publish di online magz kami, credit untuk mas akan tetap dicantumkan, blog address mas bersama FB address.

    Jika mas berkeberatan mohon menghubungi kami dan tulisannya juga akan segera kami turunkan.

    Terima kasih🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s