Lagu tentang cinta

lagu ini ku titip buat mu

si pengelana cinta, yang terjebak di ombak samudera

kau kah,  menelusuri jejak yang tertanda di hati

mengapa malu tuk mengakui

kau kah,  menawar dengan mawar berbalut belati

mengapa takut untuk mengungkap kenyataan diri

Lagu ini kutulis untuk mu wahai kekasih

kunyanyi kan sambil berdansa di tiang kota new delhi

Ku lah puncak yang tinggi hendak kau daki

ku lah samudera yang dalam belum kau selami

ku lah pelangi yang melingkar perbukitan pagi

Jangan pernah ungkapkan tanya nan berkelindan di hati

puaskan saja reguk kopi pahit untuk tenangkan diri

Karena aku tak ingin kau miliki

Lagu ini ku nyanyikan lewat hati

agar terjawab semua gelisah sebelum ku mati

Ku tak ingin ada yang miliki

Lagu ini untuk mu, kekasih-kekasih

Aku terlalu bahagia sendiri

This slideshow requires JavaScript.

Jakarta, 20 juli 2011

Advertisements

Apa itu Truvada: Obat Pencegah AIDS

Truvada hanya di minum dengan dosis sekali dalam terapi kombinasi

Bagian Truvada.com menyediakan informasi bagi orang-orang yang mengunakan, atau yang akan mengunakan, Truvada ® (emtricitabine dan tenofovir disoproxil fumarat) sebagai bagian dari terapi kombinasi HIV. Truvada (TRU-VAH-dah) disediakan dalam kombinasi dengan obat antiretroviral lain untuk pengobatan infeksi HIV-1 pada orang dewasa. Truvada menggabungkan dua obat anti-HIV, FTC ® (FTC 200 mg) dan tenofovir ® (tenofovir disoproxil fumarat 300 mg), ke dalam satu pil yang diminum sekali sehari dengan atau tanpa makanan.

Truvada adalah obat anti-HIV yang bekerja di nucleoside reverse transcriptase inhibitor (NRTI atau “nuke”) kelompok  dan selalu diberikan dalam kombinasi dengan obat anti-HIV.

Hal-hal yang yang diperhatikan bagi penguna Truvada:

1.  Tidak menyembuhkan HIV atau AIDS
2.  telah terbukti menurunkan resiko penularan HIV pada orang lain
3.  Hanya harus diambil dalam kombinasi dengan obat lain untuk HIV

PENGGUNAAN Truvada

Truvada adalah jenis obat yang disebut HIV-1 (human immunodeficiency virus) nucleoside reverse transcriptase inhibitor analog dan menggabungkan Emtriva ® (emtricitabine) dan tenofovir ® (tenofovir disoproxil fumarat [DF]) dalam satu pil. Truvada selalu digunakan dengan anti-HIV-1 obat untuk mengobati orang dewasa dengan infeksi HIV-1.

Jangan mengambil Truvada jika Anda sudah mengunakan  Atripla ® (efavirenz 600 mg / emtricitabine 200 mg / tenofovir DF 300 mg), tenofovir, FTC, Duviral ® (lamivudine / zidovudine), Epivir ® atau Epivir-HBV ® (lamivudine), Epzicom ® (abacavir sulfat / lamivudine), atau Trizivir ® (abacavir sulfat / lamivudine / zidovudine) karena obat-obat ini mengandung bahan aktif yang sama atau mirip. Jangan mengambil Truvada dengan Hepsera ® (Adefovir dipivoxil).

INFORMASI PENTING KESELAMATAN

Hubungi penyedia kesehatan Anda segera jika Anda mengalami efek samping atau kondisi berikut saat mengambil Truvada:

Mual, muntah, nyeri otot yang tidak biasa, dan / atau kelemahan. Ini mungkin tanda-tanda penumpukan asam dalam darah (asidosis laktat), yang merupakan kondisi medis yang serius
tinja berwarna cahaya, urin berwarna gelap, dan / atau jika kulit Anda atau putih mata Anda menjadi kuning. Ini mungkin tanda-tanda masalah hati serius (hepatotoksisitas), dengan pembesaran hati (hepatomegali), dan lemak dalam hati (steatosis)
Jika Anda memiliki HIV-1 dan virus hepatitis B (HBV) dan berhenti memakai Truvada, penyakit hati Anda tiba-tiba bertambah buruk. Tenaga kesehatan akan memantau kondisi Anda selama beberapa bulan
Jika Anda memiliki masalah ginjal atau mengambil obat lain yang dapat menyebabkan masalah ginjal, penyedia layanan kesehatan Anda harus melakukan tes darah rutin untuk memeriksa ginjal

Tes laboratorium menunjukkan perubahan dalam tulang pasien yang diobati dengan tenofovir, obat di Truvada. Beberapa pasien HIV yang diobati dengan tenofovir mengembangkan penipisan tulang (osteopenia) yang dapat menyebabkan patah tulang. Jika Anda memiliki masalah tulang di masa lalu, bicara dengan dokter Anda sebelum mengambil Truvada. Juga, tulang nyeri dan pelunakan tulang (yang dapat berkontribusi pada patah tulang) dapat terjadi sebagai akibat dari masalah ginjal
Perubahan lemak tubuh telah terlihat pada beberapa orang yang memakai Truvada dan lainnya anti-HIV-1 obat.
Pada beberapa pasien dengan lanjut infeksi HIV-1 (AIDS), tanda dan gejala peradangan dari infeksi sebelumnya dapat terjadi segera setelah ART dimulai. Jika Anda melihat gejala-gejala infeksi segera setelah anda memulai pengobatan HIV, bicara dengan dokter Anda segera.

Diskusikan semua obat-obatan Anda ambil dengan penyedia layanan kesehatan Anda dan menyadari: penyedia layanan kesehatan Anda mungkin perlu mengikuti Anda lebih dekat atau menyesuaikan terapi Anda jika Anda mengambil Videx ® atau Videx ® EC (ddI), atazanavir ® (atazanavir sulfat), atau Kaletra ® (lopinavir / ritonavir) dengan Truvada.

Efek samping yang paling umum dari obat-obatan di Truvada ketika diambil dengan anti-HIV-1 obat diare, pusing, mual, sakit kepala, kelelahan, mimpi abnormal, masalah tidur, ruam, depresi, dan muntah. Efek samping tambahan masalah ginjal (termasuk penurunan atau kegagalan fungsi ginjal), peradangan pankreas, radang hati, reaksi alergi (termasuk pembengkakan wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan), sesak napas, nyeri, lemak hati, sakit perut, kelemahan, gangguan pencernaan, dan gas usus. Volume tinggi urin dan haus, nyeri otot dan kelemahan otot karena masalah ginjal telah dilaporkan. Perubahan warna kulit (bintik-bintik dan bintik-bintik) juga dapat terjadi dengan Truvada.
Memperoleh pemahaman yang lebih baik terapi HIV silahkan cari sumber  informasi HIV, termasuk alat untuk menemukan seorang spesialis HIV atau AIDS Organisasi pemberi layanan pendampingan ( yayasasan atau kelompok dukungan sebaya  di dekat Anda serta gali atau Pelajari cara mendapatkan bantuan membeli untuk Truvada

Pasien harus membaca Informasi Pasien, termasuk “Apakah informasi yang paling penting yang saya harus tahu tentang Truvada?”. Adalah penting bahwa Anda membicarakan perawatan Anda pilihan dan setiap pertanyaan yang mungkin Anda miliki dengan penyedia layanan kesehatan Anda.

Silahkan baca Informasi Peresepan Full Truvada, FTC, dan tenofovir, termasuk PERINGATAN kemas.

Sumber: WWW.Truvada.com

Obat Pencegah AIDS Telah Di temukan

Hasil penelitian akan diumumkan di Roma minggu depan. Nama pil itu, Truvada.

VIVAnews – AIDS kini masih menjadi momok. Sebab, penyakit tersebut tak ada obatnya. Namun, dua penelitian terbaru di Afrika mengklaim telah menemukan pil yang bisa mencegah infeksi virus HIV pada pria dan wanita heteroseksual. Sebuah harapan baru untuk menemukan perisai medis terhadap infeksi virus mematikan ini.

Sebelumnya, penelitian lain yang dilakukan pada awal tahun ini menyatakan pil yang sama tidak dapat mencegah virus HIV AIDS di kalangan wanita Kenya, Tanzania, dan Afrika Selatan. Namun belakangan, penelitian itu dinyatakan cacat — dimentahkan oleh dua penelitian selanjutnya.

Penelitian terbaru yang dilakukan oleh CDC ini melibatkan lebih dari 1.200 pria dan wanita di Botswana. Sekitar setengah dari responden minum pil yang diproduksi Gilead Sciences Inc — Truvada — setiap harinya. Setengah lainnya mengonsumsi pil palsu.

Hasilnya, empat dari peminum Truvada terinveksi HIV, lebih sedikit dari mereka yang mengonsumsi pil palsu, 19 pengidap. Kesimpulannya, Truvada bisa menurunkan risiko terinfeksi HIV sekitar 78 persen.

Sementara, penelitian kedua dilakukan oleh para peniliti dari Universitas Washington. Melibatkan 4.700 pasangan heteroseksual di Kenya dan Uganda. Dalam setiap pasangan, salah satunya mengidap HIV AIDS. Responden dengan virus yang melemahkan sistem kekebalan tubuh ini meminum pil palsu, pil Truvada, dan pil Viread, pengobatan dari Gilead lainnya.

Penelitian ini pun menemukan 13 orang yang meminum pil Truvada terinfeksi, 18 yang meminum pil Viread, dan 47 orang yang meminum pil palsu. Jadi, pengobatan ini mampu mengurangi resiko terinfeksi dari 62 hingga 73 persen.

“Hasil penelitian menyimpulkan, kami telah memiliki obat yang dapat bekerja pada heteroseksual,” ujar Dr. Jared Baeten, wakil peneliti dari peneliti Universitas Washington, dikutip dari Associated Press

Rencananya, penelitian ini akan diumumkan pada konferensi AIDS Roma minggu depan. (umi)

Kesehatan Seksual Lelaki

Organ seksual tidak hanya terbatas pada alat kelamin. Ia terdiri atas semua organ yang mampu mendatangkan kepuasan dan kenikmatan seksual.

Mulai dari kening, sampai mata kaki, selagi bisa menjadi Objek dan subjek dari usaha pemuasan kebutuhan seksual, organ tersebut layak disebut sebagai organ seksual. Untuk itu harus dijaga kesehatan nya agar kepuasan seksual bisa dicapai secara maksimal.

Pemahaman dalam masyarakat tradisionil dan konvensional yang menilai organ seksual hanya terbatas pada alat kelamin saja menjadikan eksplorasi seksual menjadi terbatas dan akibatnya tentu saja terbatas juga kenikmatan seksual yang di peroleh.

Saat ini, seksualitas lelaki yang sangat terbuka baik dari sisi orientasi seksual maupun penikmatan seksual mendatangkan banyak masalah bagi lelaki. Untuk itu perlu usaha yang significan untuk menjaga kesehatan seksual agar bisa menjalani kehidupan seksual yang sehat dan menyenangkan.

Berikut ini, beberapa tips untuk menjaga kesehatan seksual bagi lelaki:

  1. Kenali orientasi seks mu, dan berusahalah mengexplorasi nya. Memaksakan diri untuk melakukan sesuatu jika bukan yang anda ingini maka akan menyebabkan gangguan secara psikis dan dapat menyebabkan depresi dan impotensi.
  2. Cuci dan bersihkan organ-organ seksual atau yang biasanya anda gunakan saat berhubungan seksual. Adakala anda harus memperhatikan kebersihan jempol kaki anda jika  anda suka pasangan  menjilati nya . Jika lelaki yang tidak sunat perlu mempersihkan kulup penis bagian dalam. Bagi yang suka anal seks, perlu di perhatikan kebersihan anus, sebelum dan sesudah berhubungan seksual , melakukan aktivitas olahraga atau sesudah buang air besar atau kecil.
  3. Gunakan celana Dalam dan singlet yang bersih . Dalaman yang kotor akan memudahkan bakteri dan jamur berkembang biak. Mendatangkan rasa gatal dan penyakit yang akan merusak organ seksual anda.
  4. Biasakan mengeringkan semua organ seksual anda dengan sempurna sebelum memakai pakaian. Sisa air setelah mandi akan membuat pakaian yang anda pakai menjadi lembab dan bisa mengundang kuman penyakit untuk bersarang.
  5. Jaga Suhu di sekitar organ seksual anda terutama di daerah penis. Suhu yang terlalu panas akan membaut produksi sperma jadi terganggu. Suhu yang terlalu panas akan membuat organ anda berkeringat dan menghasilkan bau yang tak sedap. Jauhi benda-benda yang bersifat panas di sekitar alat kelamin anda, misal nya laptop.
  6. Jangan memakai celana dalam dan Pakaian yang terlalu sempit dan tidak elastis akan membuat organ seksual anda lecet dan peredaran darah di sekitar organ seksual akan terganggu. Biasakan untuk anak-anak di masa pertumbuhan untuk memakai celana dalam yang longgar agar pertumbuhan penis nya maksimal.
  7. Cukur rambut di organ seksual secara teratur. Kutu bayur dan jamur cenderung akan lebih cepat berkembang dirambut kelamin yang terlalu lebat, tetapi perlu diingat, jangan mencukur rambut terlalu plontos , sebab bisa menghilangkan bakteri yang baik dan berguna.
  8. Jauhi ancaman yang berbahaya. Misalnya sinar Rontgen, hanya boleh dilakukan dalam tengat 6 bulan. Jauhi juga organ seksual anda dari binatang-binatang yang berbisa dan bertaring.
  9. Gunakan selalu kondom dan pelumas dalam berhubungan seksual, untuk melindungi organ seksual anda dari infeksi menular seksual dan lainnya. Gunakan pelumas yang berbahan dasar air agar tidak merusak kondom dan anda lebih bisa menikmati hubungan seksual.
  10. Hindari Alkhohol dan rokok. Alkhohol dan rokok bisa menyebabkan impotensi dan kesehatan/ kesejahteraan seksual anda terganggu. Nikotin dalam rokok dan kandungan etil alkhohol mampu menimbulkan kanker di organ seksual anda yang vital.
  11. Berganti-ganti pasangan akan membuat semakin tinggi resiko anda terserang penyakit menular seksual dan lainnya. Setia pada satu pasangan yang juga setia pada anda akan menjauhkan anda dari resiko tertular Infeksi Menular Seksual.
  12. Jaga kebugaran Organ seksual anda dengan makanan yang bernutrisi bagus dan olahraga secara teratur. Tubuh yang sehat dan bugar akan menghasilkan kepuasan seksual yang lebih maksimal.