Jika Pasangan ku ODHA

( Tips berpasangan dengan orang dengan HIV positif )

Berpasangan dengan orang yang terinfeksi HIV dan AIDS adalah mungkin. Sebagai dampak langsung dari kemajuan Terapi dan pengobatan bagi Orang Hidup dengan HIV dan AIDS ( ODHA) adalah harapan hidup yang sama dengan orang lainnya. Jadi membina hubungan dengan ODHA adalah sesuatu yang wajar dan punya masa depan. Inilah beberapa tips yang harus dilakukan jika pasangan anda ODHA:

  1. Tetaplah berlaku seperti biasanya. ODHA akan merasa nyaman jika anda tidak berubah dalam bersikap. Perubahan sikap , baik yang terlalu positif (mis; dukungan yang berlebihan) dan negative ( mis: menjauhi, mengatakan sesuatu yang tidak pantas dll ) kepada dia, cenderung akan melukai perasaaan nya. ODHA akan lebih nyaman saat tahu anda tidak berubah walau anda tahu dia HIV positif.
  2. Segera lakukan tes VCT. Tes VCT (volountary counseling and testing) adalah tes untuk mengetahui apakah ada virus HIV dalam darah seseorang dengan mendeteksi antivirus yang terdapat dalam darah. Lakukan segera VCT, untuk mengetahui kondisi anda,  apakah terinfeksi Virus HIV juga atau tidak. Ini sangat penting dilakukan jika anda pernah berhubungan seks tanpa kondom dengan pasangan atau memakai alat tajam secara bersamaan. Misal ; alat suntik, pisau cukur, dan lain-lain.
  3. Berikan dukungan secara wajar. Mengingatkan waktu dia minum obat, menemani saat kontrol ke dokter dan bersamanya menikmati saat senggang anda akan sangat berarti buat dia.
  4. Gunakan kondom, Mengunakan kondom saat berhubungan seks  adalah wajib terlepas anda terinfeksi juga atau tidak. Ini adalah untuk mencegah terjadinya infeksi baru atau  terjadinya super infeksi akibat bertambahnya jumlah strain ( jenis) virus HIV dalam tumbuh orang dengan HIV positif dan mencegah penularan infeksi menular seksual pada pasangan. Pengunaan kondom saat ini merupakan salah satu cara yang paling aman dalam menikmati hubungan seksual dengan pasangan HIV positif. Tetapi jika anda ingin punya keturunan silahkan konsultasikan dengan petugas pemberi layanan ( manager kasus , dokter dll) .Kondom hanya boleh di lepas dengan izin dari dokter atau petugas yang berwenang.
  5. Rencanakan hidup anda lebih detail. Perencanaan termasuk dalam hal keuangan, kegiatan bersama,  mempunyai keturunan semua harus rencanakan  secara lebih detail. Karena ini terkait dengan kondisi tubuh pasangan dan terapi yang dijalankannya. Perencanaan dan menjalankannya sesuai skedul yang anda susun akan membuat anda dan pasangan terhindar dari hal-hal negative yang tidak sejalan dengan tujuan awal kalian.
  6. Belajar lah lebih banyak. Dengan  mengetahui lebih banyak tentang HIV dari sumber-sumber yang terpercaya akan membuat anda lebih nyaman dan bisa memberikan dukungan yang tepat pada pasangan.
  7. Bergabung dengan Kelompok Sebaya. Mengetahui bahwa anda tidak sendiri dan belajar dengan orang yang telah mengalami akan mampu menguatkan anda secara psikologi dan sosial.. ( jika butuh bisa hubungi saya di 0813 8390 8483 utk dukungan sebaya)
  8. Jangan bicarakan masa lalu nya. Membicarakan kenapa dia bisa terinfeksi, oleh siapa, bagaimana dan kenapa adalah tidak pentingdan tidak berguna.  Membicarakan masa lalu tidak akan membuat anda berhasil membina hubungan dengan pasangan. Apalagi jika itu ditujukan untuk mengungkit kesalahannya. Setiap orang punya masa lalu dan hidup anda dengan pasangan adalah untuk hari ini dan masa depan.

Semoga hubungan anda dan pasangan langgeng( Tunggu tips selanjutnya…….. )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s