Aku HIV positif 2

Tahun Baru Dan Kebinggunganku Untuk Berkencan

Setelah hampir setahun aku tidak menikmati langit malam jakarta. Beberapa undangan lewat relasi kantor, lewat klub dan teman untuk menikmati malam akhir tahun serasa berat untuk tidak ditanggapi. Akhirnya putusan ku jatuh untuk menikmati malam di Gran Melia Jakarta. Ada Rainbow Party, buat komunitas. Keren juga, pikir ku. Dengan rekanku seorang cewek tulen, ku berangkat ke Gran melia. Sejam di sana temanku Sally, merasa gerah karena asap rokok dan beberapa teman sebelah meja yang meliriknya nakal. Akhirnya kita putuskan untuk turun ke Jalanan Jakarta. Mulai dari Rasuna Said sampai Monas yang macet banget. Pilihan akhirnya berlabuh di Bundaran Hotel Indonesia. Seru…. euy…… Di sana ku kenal 4 orang yang melewati detik-detik pergantian tahun berlatar air mancur dengan taburan kembang api Di langit. keren… Kamis siang, dua dari teman baru ku menelepon, salah satu dari mereka menggoda batin ku. Ku jadi bingung, harus ku sambutkah ajakan itu? Ku ingin, tapi ku takut menulari mereka. Walau ku tahu, kondom dapat berfungsi melindungi. Tapi ampuh kah?? Ku ingin virus ini berhenti di tubuhku…. mati bersama ku, jika saatnya tiba… Atau haruskah aku terbuka pada mereka tentang status HIV ku.. pilihan yang sulit…. buatku… Satu jam lebih ku berdiskusi dengan manajer kasus ku, tapi ku belum mampu untuk mengambil keputusan…. sulit…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s